Resep Sate Maranggi khas Purwakarta - Dianai's Home

Kamis, 15 Agustus 2019

Resep Sate Maranggi khas Purwakarta



Assalamualaikum, masih suasana Hari Raya Idul Adha nih. Masih banyakkah stok daging di rumah? Bikin sate maranggi yuk!

Perkenalkan aku Aini Dian Pratiwi, seorang anak muda yang tertarik di bidang kuliner tapi jarang masak. Huhuhu. Suatu ketika buka instagram dan nemu resep SATE MARANGGI yang cukup mudah untuk dipraktikan, alhasil berkreasi deh di dapur. Sebelumnya aku juga pernah menulis tentang resep pepes tahu tanpa kukus, nah kali ini mau coba nulis resep sate maranggi. Hihi

Sate Maranggi


Merupakan jenis makanan dengan bahan daging kambing atau sapi yang dipotong lalu ditusuk-tusuk. Sate Maranggi merupakan sate khas Purwakarta. Yang membedakan sate maranggi dengan yang lain adalah proses marinasi atau merendam daging dalam bumbu dan membiarkannya beberapa saat.

Memang terkesan lebih banyak menggunakan bumbu dibandingka dengan sate jenis lain, namun rasa nggak pernah bohong lho. Bumbunya yang meresap membuat rasa sate maranggi menjadi khas dan enak.

Bahan Sambal Kecap

  • 3 sdm kecap manis
  • 3 bh cabai rawit
  • 1 siung bawang merah
  • 1/4 bh tomat

Cara membuat sambal kecap

  • iris cabai rawit, tomat dan bawang merah
  • masukkan ke dalam kecap manis
  • aduk, lalu sisihkan

Bahan Sate Maranggi


  • 250 gram daging dan lemak kambing  (bisa diganti daging sapi)
  • 5 helai daun pepaya tua (bisa diganti dengan nanas secukupnya)
  • 1 ruas jari lengkuas/laos/laja
  • 4 siung bawang merah
  • 1 ruas jari kunyit 
  • 1 ruas jari jahe
  • 3 sdm air asam aja
  • 50 gram gula merah 
  • sejumput ketumbar
  • sejumput biji lada
  • garam secukupnya
  • kecap manis secukupnya
  • minyak goreng (bisa diganti margarin)

Cara membuat bumbu halus


  • Haluskan lada, ketumbar, lengkuas, kunyit, jahe, gula merah, bawang merah hingga halus
  • Setelah halus, tambahkan air asam dan garam

Cara membuat sate maranggi

1 Cuci daun pepaya hingga bersih
2 Remas 5 daun pepaya 
3 Letakkan 2 helai daun pepaya di wadah hingga menyelimuti permukaan bagian dalam
4 Sementara itu, cuci daging kemudian potong dadu (pisahkan antara daigng dan lemak)
5 Masukkan daging kedalam wadah yang sudah diberi alas daun pepaya
6 Susun dengan cara meletakkan daging di bagian bawah dan lemak di tumpukkan atas
7 Tutup daging dengan sisa daun pepaya hingga rapat


8 Diamkan selama 30 menit
9 Setelah 30 menit, buang daun pepaya
10 Masukkan bumbu halus yang telah dibuat


11 Tambahkan kecap manis
12 Aduk hingga merata
13 Diamkan selama 15 menit (proses ini disebut marinasi)


14 Setelah 15 menit, tusuk daging dan lemak secara bergantian pada tusukan sate


15 Bakar hingga matang


16 Sate maranggi siap disajikan dengan sambal kecap

Baca juga: Baso Aci Mantan; Pedesnya Bikin Nagih!

Daun pepaya bisa mengempukkan daging? Kok bisa?

Daun pepaya mengandung enzim papain yang dapat mengempukkan daging.  Untuk itulah perlu diremas agar enzim lebih mudah keluar dan bereaksi.

Beginilah cara kerja enzin papain:

Enzim papain berfungsi untuk memecah ikatan peptida pada pada protein. Apa yang dimaksud dengan ikaan peptida? Yaitu ikatan antar molekul asam amino sehingga membentuk protein. 

Di dalam tubuh hewan, terdapat 20 jenis asam amino yang menyambung dengan ikatan peptida sehingga membentuk protein. Protein dalam tubuh hewan bekerja sebagai pembentuk daging hewan, sehingga jika ikatannya dipecah oleh enzim papain, struktur jaringan daging akan melemah. Pada saat inilah kondisi daging jadi empuk.

Selamat mencoba!

18 komentar:

  1. Ohh ini sate maranggi ya.
    Knrn ada yg share video cara bikinnya di wag keluarga.
    Enak bingitzz

    Tapi aku daun pepayanya ndak dicuci mba..
    Daun pepayanya diremas2 dulu sblm ngebungkus dagingnya.
    Karena getah daun yg bikin dagingnya jadi lunak, tips dari ibuku...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, tadinya mau begitu. Tp pohon pepaya sebelah rumah berdebu jadi ku cuci. Wkwk
      Iya betul getahnya yg bikin empuk. Kalau udh bersih bisa langsung pake hehe

      Hapus
  2. Memang beda rasanya sate yang dagingnya langsung dimasak dengan sate yang dagingnya melalui proses marinasi. Lebih enak yang sudah dimarinasi karena rasa daging menyatu dengan bumbu dan membuatnya tambah lezat.

    BalasHapus
  3. Ngiler nih, sate ini bumbunya bisa bener-bener meresap jadi emang bikin lebih enak.

    BalasHapus
  4. "Marinasi", itu rupanya jawabannya. Dari dulu saya bertanya-tanya, Sater Maranggi itu bedanya apa dengan sate lainnya. Padahal sama-sama dibakar. Rupanya ada proses Marinasi dulu. Terima kasih sharingnya mbak.

    BalasHapus
  5. Belum pernah ngerasain sate maranggi ,wah boleh ya di coba resepnya nih, mumpung stok daging masih ada,pasti semua suka

    BalasHapus
  6. waaah! aku jadi kangen sate maranggi huhuhu. kepingin banget makan sate maranggi. udah lama juga gak makan maranggi

    BalasHapus
  7. Baru baca penjelasan tentang duan pepaya yang dapat membuat empuk daging. Sebelum-sebelumnya hanya tahu saja kalau salah satu tanaman yang bisa mengempukkan daging adalah daun pepaya.

    Nice info dan resepnya patut buat dicoba!

    BalasHapus
  8. Duh jd pengen makan sate niiihhh :D
    Ini kyknya cucok nih buat yang maish nyimpen daging kurban kmrn haha.
    Cuma akunya agak kesusahan nemu daun pepayanya nih mbak hiks. Btw kalau diganti dengan nanas gmn caranya? Potongan nanas ditaruh di atas daging gtu? Trus abis dipakai gtu nanasnya msh bisa kita konsumsi kan? Sayang soalnya hehe #nanyaseriussoalnyaakugakpahammasakdaging :D

    BalasHapus
  9. Kak, makasih ya resepnya, aku suka juga marinasi daging sebelum dimasak..jadi meresap bumbunya.
    Ku mau coba ah resep Sate Maranggi khas Purwakarta ini:)

    BalasHapus
  10. waah, lain kali boleh dicoba nih. Kemaren aku cuma pake sambel kecap doang. Tapi terasa enak alhamdulillah karena makannya rame-rame

    BalasHapus
  11. Enak bangetlah sate maranggi, paling suka beli di cipanas, tapi belum pernah bikin jadi pengen cobain bikin, mumpung ada daging hehe

    BalasHapus
  12. Resep favoritku banget nih sering buat menu seperti ini, tapi kalau cara melunakkan dagingnya aku pakai nanas aja, tapi memang rentan hancur sih.

    BalasHapus
  13. Wah, aku baru tau daun pepaya bisa untuk mengempukkan daging. Lagi, soalnya nggak pernah lihat orang bikin sate prosesnya pake daun pepaya sih mbk. hehe

    BalasHapus
  14. Masih ada nihh stok daging qurban terakhir hihi (yg lainnya udah dibagiin dong, bukan dimakan sendiri ya) noted mau buat Sate Maranggi ah, tinggal intip² blognya Mbak Aini ajah, tfs yaa

    BalasHapus
  15. Memang kalau dimarinasi rasa daging akan beda banget enaknya. Dulu di lombok ada sate rembige. Sebenarnya sejenis dengan maranggi. Renyah banget dagibgnya

    BalasHapus
  16. kemarin liat postingan temen lagi persiapan mau buat sate maranggi, aku sendiri gak suka sama kambing jadi tuh gak tau namanya maranggi apalagi rasanya kaya apa yaa hihi

    BalasHapus
  17. ini makanan khas dari mana ya kak? kok aku baru denger ada sate meranggi. setauku sate madura yang paling terkenal. duh jadi pengen langsung eksekusi. lengkap kali semua step by step membuatnya kak. makasih ka

    BalasHapus