Berkunjung Ke Wisata Hutan Bamboe Bekasi - Dianai's Home

Minggu, 07 April 2019

Berkunjung Ke Wisata Hutan Bamboe Bekasi

Bismillah.
Penatnya rutinitas sehari-hari terkadang membuat seseorang mendadak butuh liburan. "Refreshing" merupakan dalih yang seringkali digunakan. Di hari libur kali ini, aku memilih untuk berkunjung ke wisata hutan bamboe bekasi. Penasaran bagaimana suasananya? Yuk simak ulasannya.

Lokasi Wisata Hutan Bamboe Bekasi

Berada di tengah-tengah kota membuatku penasaran mengenai destinasi wisata baru di Bekasi ini. Sebagai peduduk Bekasi, rasanya kurang afdol kalau belum menyempatkan diri untuk berkunjung ke Wisata Hutan Bamboe Bekasi.

Wisata Hutan Bamboe Bekasi berada tepat di belakang Mega Bekasi Mall. Aksesnya bisa melalui gang di sebelah PDAM ataupun lampu merah pintu air. Tempat wisata ini sulit ditempuh dengan menggunakan angkutan umum. Jika berniat menggunakan angkutan umum, dengan ojek online sepertinya lebih efektif.
Baca juga: Belanja Online Vs Offline

Parkiran Motor Wisata Hutan Bamboe Bekasi

Jika datang dari arah pintu air, kamu akan tiba di sebrang Tempat Wisata Hutan Bamboe Bekasi. Didekat tempat Wisata Hutan Bamboe Bekasi terdapat Sekolah Dasar -dengan halaman yang cukup luas- yang biasanya digunakan untuk tempat parkir. Tiket parkir hanya Rp. 5000 rupiah dan ditunggu oleh seorang petugas parkir.

Selamat Datang Di Wisata Hutan Bamboe Bekasi

Akses menuju Hutan Bamboe yang berada tepat disebrang Rumah Perahu DLH Kota Bekasi
Kesan pertama memasuki kawasan Wisata Hutan Bamboe Bekasi aku sempat bingung dengan akses menuju pintu masuknya. Tempat perahu eretan yang wara-wiri mengantar pengunjung untuk sampai di tempat ini kurang terawat sehingga sulit dikenali. Akhirnya aku diberitahu oleh seorang kakek mengenai letak tempat tunggu perahu eretan atau biasa disbut getek.

Kondisi lingkungan sekitar tempat menunggu jemputan 
Jalanan masih bebatuan terjal, banyak sampah dan kumuh membuat saya tidak yakin bahwa itu tempat menunggu getek wara-wiri. Hingga akhirnya getek wara-wiri pun datang dan tarif sudah tertulis jelas yaitu Rp. 2000 per orang.

getek wara-wiri yang iap menyammbut pengunjung
Getek sederhana ini digerakan oleh aliran air yang arahnya dikontrol oleh seutas yang diikat dari tempat menunggu hingga tempat wisata. Getek ini memiliki atap sehingga membuat pengunjung tidak kepanasan, selain itu pengemudinya pun ramah membuat betah.

jalan setapak menuju pintu masuk Hutan Bamboe
Tidak sampai 5 menit berdiri di atas getek, kami pun sampai ke daratan tempat Wisata Hutan Bamboe Bekasi. Menapaki jalan setapak yang kanan-kirinya tempat jajan. Namun sayangnya, sebagian jalan setapaknya belum selesai dibangun dan hanya dibalut kawat untuk mengokohkan bebatuannya. Saranku, pakailah alas kaki yang nyaman ya.

Memasuki Tempat Wisata Hutan Bamboe Bekasi

Pintu masuk Hutan Bamboe
Saat memasuki tempat wisata, biasanya aku menoleh kanan kiri untuk melihat loket atau tempat pembelian tiket namun tidak dengan Wisata Hutan Bamboe Bekasi ini. Ternyata, tiketnya gratis dan hanya ada sumbangan perawatan secara sukarela yang berwadah toples besar transparan berlubang atas menyerupai celengan.

Mau tau hasil jepretan selama di Wisata Hutan Bamboe Bekasi? 
Nah, inilah beberapa hasil foto di Wisata Hutan Bamboe Bekasi. Cukup banyak spot foto jika kamu pandai memotretnya lho.

  • Spot foto di Hutan Bamboe



  • Gazebo yang berisi penjual makanan dan tempat bercengkrama 





  • Kandang dengan beraneka burun di dalamnya 

 

  • Beraneka ragam bibit tanaman 

 
  • Mushola di Hutan Bamboe

 
  • Wahana Perahu
Terdapat Posko FMPKB (Forum Masyarakat Pecinta Kali Bekasi) tempat membeli tiket perahu dengan tarif Rp. 10.000



 Sayangnya, pada saat hari libur disajikan live music sehingga membuat suasana asri menjadi hilang. Bahkan awalnya kupikir ada hajatan di rumah warga sekitar lho.

live music
Namanya Wisata Hutan Bamboe pasti lebih menyenangkan jika yang didengarnya semilir angin, kicauan burung, gemericik air dan tentunya gesekan antar-bambu ya.

Banyaknya sampah yang berserakan di kali (dan tepiannya) pun membuat pemandangan jadi agak terganggu. Saranku, lebih baik diberikan tarif masuk pagi pengunjung yang nantinya dapat digunakan untuk membayar petugas kebersihan dan untuk perawatan.

Tidak perlu mahal, Rp. 5000 per orang pun sudah terjangkau bagi pengunjung yang penasaran dengan tempa wisata yang satu ini. Sayang sekali jika tempat potensial yang mulai dikenal ini tidak terjaga dengan baik.
Baca juga: Seharian Jalan- jalan ke tempat Wisata di Jakarta
Sebagai warga kota Bekasi, tentu aku ingin sekali Wisata Hutan Bamboe ini menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi seseorang yang hendak berkunjung ke Kota Bekasi. Dengan lokasi yang cukup strategis, alangkah baiknya jika aksesnya pun dibuat menjadi lebih mudah seperti arah panah dan sebagainya.

Masih tergolong baru dan masih butuh banak perhatian, wajar saja. Namun jika hal-hal tersebut diperbaiki tentu bukan hanya akan menjadi salah satu sumber pendapatan daerah, melainkan lingkungan yang sehat dan kemajuan ekonomi bagi masyarakat sekitar tempat Wisata Hutan Bamboe Bekasi. 

2 komentar:

  1. Masih perlu banyak pembenahan ya mbak jika ingin jadi tempat wisata yang asri dan bersih. Mudah2an tidak hanya pengunjung, tapi juga pemerintah kota juga bisa bisa membantu untuk pengembangan wisata yang cukup potensial ini.

    BalasHapus
  2. Sebenarnya spot Hutan bambu ini sangat menarik ya kak.. Masalahnya pas penjemputan itu lokasinya kok gak banget. Oh ya, apa memang getek adalah akses tunggAl untuk ke sana? Gak ada alternatif lain misalnya ada pengunjung yang takut..

    BalasHapus