Seharian Jalan- jalan ke tempat Wisata di Jakarta - Dianai's Home

Kamis, 04 April 2019

Seharian Jalan- jalan ke tempat Wisata di Jakarta

Bismillah.
Alih-alih bosan dan gabut di hari libur, aku dan kedua temanku memutuskan untuk "main" di Jakarta. Kami bertiga anak kosan yang mencari ilmu di Bogor. Belum pernah pergi bareng, kami iseng memanfaatkan waktu kami dengan hal yang kurang bermanfaat. Eh, astagfirullah.

Gak mau cuma main bertiga, aku mengajak sepupuku yang rumahnya nggak terlalu jauh dari kampus. Oke kita sudah genap berempat dan siap merapat. Setelah searching destinasi, kami memutuskan untuk mengunjungi tiga tempat di Jakarta yaitu Kota Tua Jakarta, Pantai Impian Jaya Ancol, dan Jembatan Kota Intan. Yuk kita ulas perjalanan seharian jalan-jalan ke tempat Wisata di Jakarta.

Seharian Jalan- jalan ke tempat Wisata di Jakarta

1 Kota Tua Jakarta 

Menumpangi transportasi umum KRL dari stasiun Bogor menuju stasiun Jakarta kota yang berjalan dengan lancar, alhamdulillah. Wisata Kota Tua Jakarta atau yang lebih akrab dipanggil KoTu ini berada di depan Stasun Jakarta Kota (JaKot). Cukup ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 5 menit.

Meskipun dekat, yang terkadang mengulur waktu adalah antrian yang ada di trotoar. Banyaknya pengunjung yang lalu lalang membuat jarak tempuh terasa agak jauh. Padahal aslinya dekat sekali. Sebenarnya, apa tujuan orang-orang berkunjung ke Kota Tua Jakarta? Ada apa di dalamnya?

Hal-hal yang seringkali menjadi tujuan pengunjung untuk datang ke KoTu

  • Edukasi (melihat isi Museum). Di wilayah tempat Wisata Kota Tua Jakarta ini ada beberapa museum yaitu Museum Fatahilah, Museum Wayang, dan Museum Keramik. Namun, kini museum-museum tersebut tidak dibuka setap hari. Museum yag masih sering dibuka hanyalah Museum wayang. Tiket masuk Museum Wayang pun sangat terjangkau.
  • Foto-foto. Tidak hanya di jaman milenial seperti sekarang, foto-foto di Kota Tua Jakarta ini sudah dilakukan oleh pengunjung sejak jama dahulu. Hal ini disebabkan oleh tempat dan bangunannya yang unik dan jadul sehingga menimbulkan kesan artistik. Selain itu, di wilayah Kota Tua Jakarta ada sewa-menyewa sepeda onthel sepaket dengan topinya. Wah, menambah semangat untuk berfoto ria nih.
Baca juga: Liburan Singkat Dari Bogor ke Wisata Pantai Pasir Putih - Lampung
Lalu, apa tujuan kami ke Kota Tua? Tentu saja sebagai mahasiswi yang baik, tujuan kami adalah foto-foto. Haha. Pada saat itu tidak ada museum yang dibuka sehingga kami hanya berfoto-foto di wilayah Kota Tua Jakarta.


Bangunan tersebut adalah cafe yang berada di samping museum fatahilah dengan desain klasik yang cocok di jadikan spot foto

Mobil merah tersebut adalah properti milik jasa foto, tapi aku hanya numpang saja supaya gratis wkwk

Suasana yang ramai membuatku sulit mendapatkan foto eklusif dengan Museum Fatahilah

Helm-nya agak mengganggu. Bangunan ini masih di sekitar kota tua, namun sepertinya saat ini sudah direnovasi dan terlihat modern

2 Pantai Impian Jaya Ancol (Pantai Ancol)

Kami sholat dzuhur di Kota Tua. Lokasi musholanya kurang memadai ya menurutku, tapi alhamdulillah masih ada tempat sholat di area wisata seperti ini. Setelah sholat, kami melanjutkan destinasi untuk ke Pantai Impian Jaya Ancol.

Untuk sampai ke Pantai Ancol, kami harus berjalan kaki dari wilayah Kota Tua ke tempat angkot merah, di sebelah utara kawasan wisata KoTu. Sambil menunggu angkutan umum, kami berjalan kaki ke arah jembatan kota intan -yang juga akan dilalui oleh angkot yang kami tunggu- untuk melihat destinasi terakhir kami di malam nanti.

"Ancol.. Ancol.." begitu kira-kira supir angkot menawarkan tumpangan menuju Ancol. Perjalanan cukup lama, mungkin sekitar 15 menit tapi biasanya tidak macet.Asyiiiiik.
Baca juga: Taman Kuliner dan Taman Kota Wonosari Cocok untuk Ngumpul dengan Keluarga dan Sahabat
Tiket  pantai Ancol dibayar di pintu masuk, yakni sebesar Rp. 25.000 per orang. Disediakan bus wara-wiri bagi pengunjung yang tidak membawa kendaraan pribadi. Bus wara-wiri -nya pun tidak berbayar alias gratis!
Bermain ayunan di tempat menunggu Bus Wara-Wiri
Lagi-lagi tujuan kami di Pantai Ancol ini hanya berfoto. Sebenarnya banyak spot foto menarik di Ancol, hanya saja waktu kami terbatas pada saat itu.


spot foto lain akan ku upload di postingan selanjutnya ya.

3 Jembatan Kota Intan

Selepas ashar, kami kembali ke arah Kotu untuk foto bersama sunset Kotu. Agak lucu memang, kenapa nggak sunset pantai ancol ya?
Saat petang menuju malam hari, banyak cosplay hantu-hantu sebagai objek foto para pengunjung dengan tarif seikhlasnya





Hmm. Setelah sholat magrib dengan antre-nya, kami berjalan menuju jembatan (yang berwarna) merah yang berada tidak jauh dari kawasan wisata Kota Tua Jakarta.
Baca juga: Nikmati Pesona Pulau Cubadak untuk Bulan Madu
Siapa yang mengetahui tentang sejarah jembatan ini? Meski berwarna merah, namun nama jembatan ini bukan jembatan merah lho. Jembatan Kota Intan merupakan jembatan tertua di Indonesia yang dibangun oleh VOC di tahun 1628.

Ada tiket masuk untuk sekedar berfoto di Jembatan Kota Intan ini, tiketnya yang sangat murah yakni tidak lebih dari Rp. 5000 pada saat itu. Pengunjung yang sepi membuat hasil fotomu menjadi lebih keren, lho.

Jembatan Kota Intan tampak samping

Jembatan Kota Intan tampak depan

Nah, itulah pengalamanku seharian jalan-jalan ke tempat wisata di Jakarta. Setelah lelah berjibaku dengan keramaian, malam itu kami putuska untuk kembali ke tanah rantau, Bogor. Eits, sebelum foto dulu ya.
Baca juga: Kost dan segala kehidupan di Kota Bogor
trotoar stasiun jakarta kota - kota tua
Sekian dulu tulisan kali ini ya.. Sebelum mulai bepergian, jangan lupa membawa 6 benda yang wajib ada di dalam tas. Jangan lupa share pengalamanmu berwisata di Jakarta!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar