Proses Terjadinya Embun dan Kasusnya - Dianai's Home

Jumat, 02 November 2018

Proses Terjadinya Embun dan Kasusnya

Di dalam ajaran Islam, air embun digolongkan sebagai air yang suci lagi menyucikan yang artinya sah jika digunakan untuk berwudhu, sama halnya dengan salju, air danau, maupun air sungai. Embun biasanya muncul setelah hujan juga disaat pagi hari. Embun merupakan uap air yang telah mengalami proses pengembunan, yaitu proses berubahnya bentuk gas menjadi cairan. Setelah dijelaskan pada tulisan Keutamaan Manfaat Air Embun bagi Tubuh, Apakah masih bingung mengenai proses terjadinya embun? Tulisan kali ini akan membahas info bermanfaat mengenai proses terjadinya embun dan embun beku secara singkat.

Proses Terjadinya Embun


Embun juga merupakan hasil proses fisika dari uap air yang kehilangan panasnya sehingga berubah wujud menjadi zat cair atau cairan. Pada siang hari, permukaan objek benda akan menyerap panas yang didaat dari terik matahari. Suhu panas permukaan objek benda ini membuat uap air yang berada di sekitarnya tetap berada dalam fasa/bentuk (zat) gas.

Sumber: harpersbazaar.co.id

Di malam hari -yang mana tidak terdapat terik matahari- pemukaan objek benda tidak memiliki sumber serapan panas. Ketika suhu permukaan suatu objek turun dan mencapai titik embun, uap air di atmosfer akan mengembun membentuk tetesan kecil air di permukaan, atau sama artinya dengan objek permukaan benda mengalami penurunan suhu dan berubah menjadi dingin.

Uap air pada atmosfer akan mengembun saat uap air sudah melampaui batas tampung, sehingga uap air yang tidak mampu lagi mempertahankan bentuk gasnya sehingga akan membentuk tetesan air yang disebut embun.

Embun biasanya berkaitan dengan suhu permukaan pada suatu benda, maka pada suatu  daerah yang memiliki iklim atau musim yang panas, embun biasanya akan terbentuk pada permukaan yang tidak terhangatkan oleh panas dari dalam tanah seperti daun, rumput, atap mobil, pagar, dan jembatan. Namun, embun juga harus dibedakan dari proses gutasi. Gutasi merupakan proses pada saat tanaman melepaskan kelebihan kandungan air dari ujung daun.
Embun akan terbentuk dengan baik pada saat malam hari yang cerah dan tenang. Sebab, angin yang bertiup akan membuat  waktu (bagi uap air untuk bersentuhan dengan permukaan objek yang dingin) menjadi sempit sehingga tidak akan terjadi proses pengembunan. Saat matahari mulai muncul dan teriknya meningkatkan suhu permukaan, maka embun pada permukaan tersebut akan menguap dan mengalami perubahan wujud (kembali menjadi fase gas).

Embun Beku

Di daerah yang suhunya dapat mencapai minus di bawah nol derajat celcius dapat ditemukan embun yang berupa kristal-kristal es, embun yang demikian ini dinamakan dengan embun beku atau embun putih. Embun beku merupakan uap air yang membentuk pola kristal es di atas rumput, daun atau benda lain yang letaknya dekat dengan permukaan tanah.
Embun ini terbentuk pada saat malam hari ketika cuaca cerah namun suhu udara di bawah nol derajat celcius atau dapat dikatakan dibawah titik beku air. Pembentukan embun beku diawali dengan turunnya suhu udara di malam hari, kemudian itu suhu tersebut mengalami penurunan jauh lebih besar dibanding penurunan suhu pada saat malam berawan.
Sumber: republika.co.id


Pada malam yang cerah, tidak ada awan yang memantulkan kembali suhu panas yang dipancarkan pada permukaan bumi sehingga pada saat proses pendinginan berlanjut, uap air di udara mengembun dan membentuk titik-titik embun serta menempel pada permukaan objek benda. Lama kelamaan sebagian titik embun menjadi kristal beku karena adanya penggumpalan di sekeliling titik-titik embun serta pengumpulan uap air di atas kristal.

Biasanya, ada dua jenis kristal beku yang terbentuk, yakni kristal berbentuk piring dan kristal berbentuk pilar. Kristal piring berbentuk rata dan mirip sekali dengan kristal salju, sedangkan kristal pilar berupa tiang es kosong yang berbentuk segi enam.

Embun biasa maupun embun beku dapat menguap kembali menjadi fasa gas bila sinar matahari terasa mulai hangat. Udara yang hangat dapat menahan air lebih banyak serta embun akan menguap kembali ke udara.

Fenomenda Ekstrim di Dieng-Wonosobo


Belum lama ini terdapat kejadian langka yaitu munculnya embun beku di daerah dieng, Wonosobo. Fenomena cuaca ekstrem ini kerap terjadi di puncak musim kemarau yaitu pada bulan Juli-Agustus di Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara. Masyarakat sekitar menyebutnya sebagai “embun upas” (upas adalah racun), sebab lahan pertanian mereka dengan komoditi kentang kerap kali gagal panen akibat pagi harinya terkena embun beku tersebut.

Titik Air pada Gelas yang berisikan Air Dingin

Sumber: sila28.blogspot.com

Dalam kasus lain adalah terbentuknya titik-titik air ada gelas berisikan air dingin. Mengapa pada gelas yang berisi es terdapat titik air? Sebenarnya hal ini disebabkan adanya udara yang berada di sekeliling gelas mengandung uap air. Ketika gelas diisi es, maka gelas akan menjadi dingin. Udara yang bersentuhan dengan gelas dingin inilah yang kemudian akan mengalami penurunan suhu. Uap air yang ada di udara pun suhunya ikut menurun. Pada titik tertentu, uap air ini akan mengembun dan membentuk tetes-tetes air di bagian luar gelas
Sebenarnya, proses pembentukan embun tidak terbatas hanya terjadi pada saat malam hari dan di luar ruangan saja. Pengembunan juga terjadi ketika kacamata beruap di ruangan yang hangat, juga seperti gelas minuman dingin atau bahkan bisa juga terjadi dalam proses industri. Namun, dalam kasus ini istilah yang digunakan biasa disebut dengan kondensasi.

Sekian tulisan mengenai proses terjadinya embun, semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita mengenai embun yang sering kita lihat di pagi hari. Terima Kasih sudah mengunjungi embunpagihari.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar